Antara Aku Kau dan Kereta
Setelah sekian lama blog si cebong ini tidak terurus karena banyak hal dan aktivitas yang membuat diri ini kehilangan ide untuk menulis ataupun berbagi ilmu. Akhirnya di sela waktu yang ada setelah bisa sedikit bernafas lega maka saya memutuskan untuk menulis yang sebisanya aja karena sudah banyak temen yang menayakan kapan nulis lagi…
Antara aku kau dan kereta adalah sebuah gambaran kehidupan saya yang tak lepas dari naik kereta, dari mulai pulang kampung yang hampir dua minggu sekali dari semarang ke bojonegoro ataupun perjalanan menuju ke rumah si dia.
Menurutku kereta adalah transportasi termurah dan paling banyak memberikan hajat hidup orang banyak. bayangkan saja di kereta ekonomi feeder dengan harga tiket cuman Rp. 7000,- dari semarang ke bojonegoro anda bisa melakukan perjalanan wisata kuliner yang menakjubkan dengan sedikit senggolan para asongan dan nyanyian para pengamen yang menjadikan live musik di sela panasnya gerbong kereta. Para pedagang pasar dan mbak2 penjual nasi pecel. Apalagi perjalanannya di temenin si Dia jadi nda terasa panas.
Kalau naik kereta selalu aja ada cerita menarik seperti saat terjebak seharian di dalam kereta, gerbongnya ketinggalan lokomotif dan sampai yang terakhir kemarin adalah lokomtifnya rusak dan musti ganti lokomotif ditambah lagi dengan putusnya rel kereta karena ulah beberapa orang yang tidak bertanggung jawab.
Kereta api merupakan sebuah perputran dari ekonomi rakyat kecil. Semisal dari penjual asongan seperti air mineral dimana setelah dibeli dan di minum maka botolnya pun dikumpulkan oleh para pemungut barang bekas. Koran pun tak kalah, Dari koran baru terbit sampai koran bekas bisa laku di kereta api, dimana orang membeli koran bekas untuk alas tidur dan setelah selasai korannya juga dipungut oleh para pencari barang bekas. Akan tetapi kesadaran masyarakat kita dalam merawat dan menjaga kereta api sebagai milik bersama sangatlah kurang. Ini terbukti dengan kotornya toilet dan juga pecahnya kaca jendela karena ulah masyarakat kita.
Kecurangan-kecurangan dalam pembelian tiket kereta api juga masih terjadi di dunia perkereta apian kita.
Salah satu kasusnya adalah pemesanan tiket kereta api ekonomi Tawang Jaya dari semarang poncol tidak bisa dan harus pas hari pemberangkatan, padahal di Pasar senen bisa di lakukan, dan yang membuat geram adalah adanya calo yang menawarkan tempat duduk dengan harga Rp.15.000,- dengan memberikan no tempat duduk di gerbong berapa.
…Selalu ada cerita antara aku kau dan kereta api…
Freelance Wordpress Designer. Familiar with Wordpress, Blogger, Blogsome and blogdrive template. Interesting in art and design. Cebong [dot] net is my personal weblog. Do not hesitate to Contact Me for any further queries..